Pekerja asing terbunuh, dua lainnya terluka parah dalam penembakan Freeport

Pekerja asing terbunuh, dua lainnya terluka parah dalam penembakan Freeport

Pekerja asing terbunuh, dua lainnya terluka parah dalam penembakan Freeport


Bandar Poker – Seorang karyawan asing perusahaan tambang emas dan tembaga PT Freeport Indonesia ditembak mati pada hari Senin oleh orang-orang bersenjata di Timika, ibu kota Kabupaten Mimika di Papua.

Karyawan itu, yang diidentifikasi sebagai Graeme Thomas Wall, terlibat dalam pekerjaan konstruksi dengan rekan-rekannya di lokasi perusahaan di distrik Kuala Kencana ketika penembakan itu terjadi pada Senin sore, kata juru bicara Freeport Indonesia Riza Pratama.

“Penembakan itu terjadi pada hari Senin, 30 Maret, sekitar jam 2 siang. waktu lokal. Kami menyampaikan belasungkawa mendalam kami kepada salah satu pekerja kami yang tewas dalam penembakan di kompleks kantor Freeport Indonesia, ”kata Riza kepada The Jakarta Post, Senin.

Dua rekan Wall, diidentifikasi sebagai Jibril Wahar dan Yosephine, dirawat di Rumah Sakit Tembagapura dengan cedera serius, kata Riza. Empat orang lainnya menderita luka ringan dan dirawat di kantor.

Otoritas lokal dan petugas keamanan Freeport telah mengamankan lokasi dan mengevakuasi semua pekerja dan penduduk di dekat daerah tersebut setelah serangan.

Manajemen Freeport telah mengeluarkan pemberitahuan pemberitahuan insiden yang meminta para pekerja untuk menunda semua kegiatan dan mencari tempat berlindung setelah penembakan.

Kepala Polisi Papua Paulus Waterpauw menuduh bahwa para pelaku yang melancarkan serangan berada di bawah komando Joni Botak, pemimpin geng bersenjata yang beroperasi di daerah Timika, dan yang juga masuk dalam daftar polisi yang paling dicari.

Namun, kelompok separatis Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), mengaku bertanggung jawab atas penembakan itu.

“Medan perang kita ada di lokasi pertambangan Freeport dan Grassberg. Kuala Kencana juga merupakan zona perang. Kami tidak akan berhenti sampai Freeport tutup, jadi mereka sebaiknya segera tutup, ”kata komandan operasional TPNPB Hengky Wamang kepada Post.

Papua telah menjadi sarang separatisme selama bertahun-tahun dan kelompok-kelompok bersenjata, yang pihak berwenang katakan beroperasi di beberapa kabupaten di provinsi itu, dilaporkan telah berada di belakang berbagai insiden kekerasan di wilayah tersebut.

Awal bulan ini, polisi mengatakan sekitar 790 orang meninggalkan rumah mereka di daerah pegunungan di sekitar lokasi penambangan Freeport pada 7 Maret untuk berlindung di markas Polisi Tembagapura di Timika karena kekhawatiran akan kelompok kriminal bersenjata, yang dilaporkan telah meneror penduduk desa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *